All About Craft Is Here…

Archive for May, 2010

Teknik Kruistik…


Yap… sekarang teknik tusuk untuk bikin kristik/kruistik/cross stitch yaaa…
Sebenernya siy gampang banget lho… apalagi kalo udah sering bikin craft dari benang/kain. Soalnya tusuk yang dipake kebanyakan yaaa cross stitch itu… ato tusuk silang…
Hmmm… lihat gambarnya aja yaaa… kalo ada yang pengen tau tusuk silang itu kayak gimana…


Nah… di bawah ini contoh kruistiknya yaaa… hmm… baguss kan?… makanya buruan buat atuh… trusss ntar hasilnya jangan lupa kirim ke sini yaaa… biar bisa dipajang di craflerry… atooo… mau dijual juga bisa kok di craftalase…


Teknik Double Crochet…


Teknik Double Crochet… merupakan teknik yang paling sering dipakai. Mungkin dengan sedikit penjelasan dan gambar di bawah ini… bisa membantu para rajuters untuk membuat rajutan dengan teknik double crochet



Buatlah chain terlebih dahulu dengan menggunakan teknik chain.
Kemudian… ketika sampai di akhir chain, lilitkan benang di sekeliling jarum kait kemudian masukkan jarum kait ke chain yang ada 2 lubang berikutnya dari lubang terakhir



Kemudian lilitkan benang ke sekeliling jarum kait. Sehingga total lingkaran yang ada di jarum kait itu ada 4 buah. Dan keluarkan/tarik jarum kait  dan lilitannya sebanyak 1 lilitan sampai ke lilitan chainnya. Sehingga lingkaran disekeliling jarum kait itu tinggal 3 buah



Kemudian, lilitkan benang ke sekeliling jarum kait. Sehingga total lingkaran yang ada di jarum kait itu kembali menjadi 4 buah.  Dan keluarkan/tarik jarum kait dan lilitannya sebanyak 2 lingkaran yaitu lilitan chainnya dan lilitan benangnya yang diambil di teknik a sehingga lingkaran disekeliling jarum kait tinggal 2 buah.



Kemudian, lilitkan benang ke sekeliling jarum kait. Sehingga total lingkaran yang ada di jarum kait itu kembali menjadi 3 buah. Setelah itu keluarkan/tarik jarum kait melewati 2 lingkaran tersebut/sampai akhir. Dan… jadilah tusuk rajutan crochet dengan menggunakan teknik Double Crochet


Bahan Quilt…


Nahh… setelah definisi quilt

dan teknik quilt

apa saja. Sekarang bahan yang digunakan untuk quilt ya…

  1. Rotary Cutter
    Digunakan untuk memotong kain secara berlapis-lapis. Jadiii, dengan menggunakan Rotary Cutter kain yang dipotong tersebut akan mempunyai ukuran yang sama tanpa perlu memotong satu-satu.
  2. Rotary Mat
    Alas yang digunakan waktu kita memakai rotary cutter. Terbuat dari berbagai ukuran dan merek serta sudah ada grid untuk akurasi pemotongan. Sebaiknya membeli yang ukuran medium 22×12 inch merek Olfa atau Omnigrid.
  3. Rotary Ruler
    Buat mengukur kain yang ingin dipotong, harus pakai penggaris dongg. Tapii, jangan pakai penggaris yang biasa yaaaa, ada kok penggaris khusus sehingga pemotongannya bisa akurat. Di penggaris ini ada tanda-tanda ukuran hingga 1/8 pecahan. Sebaiknya membeli yang ukuran 6 x 12 inch merek Omnigrid yaaa…
  4. Mesin Jahit
    Buat menyambung kain-kain tersebut bisa dijahit pakai tangan dengan menggunakan teknik jahit tindas (quilts) lho. Cumaaaa… lamanya ituu yang ga nahan :). Tapiii, dari segi keindahan dan kerapian siy jelas menang yang pake tangan yaaa. Nah kalo mau cepet, pake mesin jahit aja. Ada siy mesin jahit yang khusus dipake untuk menjahit quilt… tapiii gambarnya lihat di postingan berikutnya aja yaaa. Kalo pake mesin jahit biasa?… bisa kok yang penting telaten aja.
  5. Dakron
    Ingin quilt tampak hangat, tebal, dan kayak-kayak 3D gitu? ^_^. Pake dakron aja. Kadang jika ingin membuat selimut, sering digunakan dakron agar selimut tambah hangat.
  6. Setrika
    Biasanya digunakan untuk merapikan hasil quilt sebelum digabung menjadi quilt yang lebih besar lagi
  7. Jangan lupa juga peralatan standar lainnya yaaa, seperti gunting, benang, jarum pentul, setrika
    Yah… namanya juga berkreasi dengan prakarya kain lah ya… pastiiii yang namanya gunting, benang, dan jarum pentul itu selalu siap sedia



Sippp… semuanya udah sedia?… sekarang tinggal bikin quilt deee… hmmm… masih bingung pake teknik apa?… ntarr deee… tunggu postingan berikutnya aja yaaaa…


Teknik Quilt…


Mungkin… ada yang bingung kali ya… quilt itu apaa… patchwork itu apaa… kok kadang-kadang ada yang bilang quilt.. ada yang bilang patchwork…
Nahh… mungkin sedikit penjelasan bisa ngebantu kali ya…
Kalo definisi quilt

udah tau lah yaaa… postingan sebelumnya udah seabrek lhooo tentang quilt…
Nahhh… di quilt itu sebenernya ada 3 teknik pengerjaan..

  1. Teknik Patchwork
    Ini, salah satu teknik quilt yang paling sering digunakan.
    Yaitu, memotong kain dengan teknik geometri. Misalnya, kain itu dipotong dengan bentuk kotak-kotak, segitiga, lingkaran dan lainnya. Umumnya ukuran yang digunakan sama sehingga hasilnya bisa rapi dan bagus. Kemudian, bentuk-bentuk geometri tersebut dijahit satu sama lain sehingga menghasilkan suatu bentuk.
  2. Applicate
    Teknik ini menggunakan suatu bentuk misalnya, kucing, bunga, kupu-kupu dan lainnya.
  3. Paper Piecing



    Mudah-mudahan sedikit penjelasan tentang teknik dasar quilt bisa ngebantu ya… untuk penjelasan teknik quilt yang lain… tunggu postingan berikutnya aja yaaa ^_^…


    Bahan Sulam Pita…


    Udah tau lah ya sulam pita

    itu apa…
    Nah, sekarang bahan-bahan yang diperlukan untuk sulam pita ya…

    • Bidangan…
      Bidangan ini perlu banget lho… kalo di sulam pita… hukumnya WAJIB ^_^… soalnya, kalo ga pake bidangan… bisa-bisa kainnya ketarik-tarik sana-sini en setelah selesai kainnya jadi berkerut-kerut gitu… jadi ga bagus kan?
      Trusss… biar kain tempat sulam kita itu ga ada bekas bidangannya… bidangannya jangan lupa dilapisin kain dulu yaaa…
    • Jarum…
      Nah, untuk sulam pita jarum yang digunakan siy umumnya jarum Chenille, yang ukurannya besar truss lubang di ujungnya juga besar.
      Truss… jangan lupa sediakan jarum sharp… biasanya siy buat sulam benang… jadi buat tambahan dekorasi di sekitar sulam pita kita, sehingga hasilnya menjadi lebih indah. Kadang-kadang juga jarum ini digunakan untuk membantu teknik sulam pita, seperti pembuatan sulam pita bunga mawar yang harus menggunakan rangka dari benang terlebih dahulu…
    • Pita…
      Namanya juga sulam pita… pastii lah yaa pita juga WAJIB ada ^_^…
      Pita juga bermacam-macam kok,dari pita organdi, satin, silk dengan berbagai macam warna dan ukuran
    • Kain…
      Sebenernya siy ga harus kain yaa… tapiii bisa juga jilbab, taplak meja, pakaian… yang penting media untuk meletakkan sulam pitanya…
    • Gunting…
      Untuk menggunting pita, benang, kain, dan segala macamnya yaa…
    • Karbon kain…
      Ini digunakan untuk menjiplak pola dari kertas ke kain. Menggunakan karbon kain, karena lebih mudah hilang ketika dicuci.
      Kalo susah nyari karbon kain, coba gunakan karbon biasa jangan lupa dilapisi kertas minyak ya… biar karbonnya ga nempel ke kainnya.
    • Pensil/Pulpen…
      Untuk menjiplak pola dari kertas ke kain
    • Benang sulam…
      Selain untuk tambahan dekoratif dari aplikasi sulam pita, juga bisa digunakan sebagai rangka untuk beberapa teknik sulam pita
    • Korek api…
      Biasanya digunakan untuk membakar potongan pita di baliknya agar tidak lepas… kalau cuma digunting aja… biasanya berserabut dan sering lepas, akhirnya jadi mengganggu aplikasi sulam pita
    • Tang jepit…
      Biasanya digunakan untuk menarik jarum jika pitanya berukuran besar

    Nah, kalo sudah disediakan bahan-bahannya… tinggal sulam deee…
    Hmm… belum tau teknik-teknik sulam pitanya?… tunggu postingan berikutnya aja yaaa…


    Jarum Rajut…


    Jarum, jelass sangat diperlukan buat kegiatan jahit ato rajut. Nah, jarum rajut itu adalah alat yang digunakan sewaktu merajut benang dengan tangan untuk menghasilkan kain rajutan.
    Jarum Rajut tentu beda dong dengan jarum jahit. Bahkan jarum rajut crochet dengan jarum rajut knit itu bedaa bangeet lho.
    Kalo jarum jahit kan lubang di ujungnya tuh, buat masukin benangnya. Nahh.. kalo jarum crochet itu ada pengait di ujungnya yang digunakan untuk menarik benang melewati lubang tusukan, makanya dalam bahasa belanda jarum crochet itu sering disebut hakpen.
    Bahan-bahan yang sering digunakan untuk membuat jarum crochet ini bermacam-macam lho, dari logam, plastik, atau kayu.Dan ukuran jarum crochet ini juga bermacam-macam, dari ukuran kecil sampai ukuran besar. Tentu saja, penggunaan ukuran jarum rajut ini tergantung dari ketebalan benang yang kita gunakan dan proyek yang akan kita buat. Jika kita membuat doily, atau renda tentu saja menggunakan jarum rajut ukuran kecil dan benang dengan ketebalan yang tipis. Sebaliknya, jika kita membuat sweater atau syal kita menggunakan jarum rajut ukuran besar dan benang dengan ketebalan yang besar.



    Sedangkan jarum knit itu bentuk paling umumnya berupa batang panjang yang meruncing pada salah satu ujungnya, namun tidak seruncing jarum jahit lho.
    Batang jarum rajut yang panjang “memegang” sederetan tusukan yang sudah jadi namun masih bebas, dan menjaganya agar tidak terlepas. Batang jarum yang runcing dipakai untuk membuat tusukan baru. Tusukan baru dibuat dengan cara memasukkan ujung jarum yang runcing ke dalam lubang tusukan yang masih bebas hingga tercipta lubang tusukan baru yang sekaligus mengikat tusukan sebelumnya.
    Alat ini tersedia dalam berbagai ukuran berdasarkan diameter dan panjang jarum. Ukuran jarum rajut yang dipakai disesuaikan dengan tebal benang yang ingin dirajut. Besar tusukan baru umumnya ditentukan oleh diameter jarum rajut yang dipakai. Tusukan berukuran besar dibuat dengan jarum bernomor besar, sementara tusukan berukuran kecil dibuat dengan jarum bernomor kecil. Panjang jarum rajut juga menentukan jumlah tusukan bebas yang dapat dipegang oleh sebuah jarum.
    Jarum knit juga ada yang berbentuk melingkar sehingga tidak mudah lepas dari “pegangan” jarum satunya.


    Origami Burung…


    Cara membuat origami dengan bentuk burung

    Hasil Origami bentuk burung


    Kain Felt…

    Kain Felt adalah kain non-tenun. Ada beberapa jenis kain felt yang sangat lembut, ada juga yang cukup sulit untuk mengkonstruksi. Dapat diwarnai oleh warna apa saja dan dibuat menjadi bentuk atau ukuran apapun.
    Pembuatan Felt masih dipraktekkan oleh masyarakat nomaden di Asia Tengah dan bagian utara Asia Timur, di mana karpet, tenda dan pakaian secara teratur dibuat. Beberapa di antaranya adalah barang tradisional, seperti Yurt klasik, sementara yang lain dirancang untuk pasar wisata, seperti hiasan sandal. Di dunia Barat, banyak digunakan sebagai media untuk ekspresi dalam seni tekstil serta desain

    Konstruksi
    Dibuat oleh suatu proses yang disebut wet felting, dimana serat wol alam dirangsang dengan gesekan dan dilumasi oleh air (air biasanya sabun), dan serat bergerak dengan sudut 90 derajat menuju klarifikasi sumber gesekan [diperlukan] dan kemudian pergi lagi. Hanya 5% dari serat yang aktif pada setiap saat, tapi proses ini terus-menerus, dan set yang diaktifkan dan dinonaktifkan berbeda terus menerus.
    Proses “basah” ini menggunakan sifat inheren dari wol dan bulu hewan lainnya, karena rambut memiliki bulu yang terarah. Rambut juga memiliki Kinks di dalamnya, dan kombinasi bulu (seperti struktur kerucut pinus) adalah untuk bereaksi terhadap rangsangan dari gesekan dan menyebabkan fenomena felting. Hal ini cenderung bekerja dengan baik dengan serat wol
    Jarum felting adalah kerajinan seni serat populer dilakukan tanpa menggunakan air. Khusus jarum felting, adalah jarum berduri yang digunakan dalam mesin felting industri dan digunakan oleh seniman sebagai alat mengukir. Menggunakan jarum tunggal atau sekelompok kecil jarum (2-5), jarum ini digunakan untuk mengukir serat wol. Bulu ditangkap oleh serat dan mendorong mereka melalui lapisan wol, kekusutan mereka akan mengikat mereka bersama-sama, seperti proses felting basah.
    Pakaian wol Rajutan yang menyusut dalam mesin cuci panas dapat dikatakan memiliki felted tetapi, lebih akurat, mereka telah “fulled”. Felting berbeda dari fulling dalam arti fulling dilakukan untuk kain sedangkan felting dilakukan untuk serat yang tidak dalam bentuk kain. fulling modern adalah contoh bagaimana serat bersama-sama dan dikombinasikan dengan gerakan dari mesin cuci, air panas, dan penambahan sabun.
    Kain Felt yang lebih murah biasanya buatan. Kain Felt Buatan, jika dibuat dengan menggunakan metode basah, memiliki minimal 30% dari serat wol dikombinasikan dengan serat buatan lainnya. Ini adalah minimum yang diperlukan untuk menahan kain bersama dengan serat saja. Akan sulit untuk mencapai sebuah kain yang stabil dengan tangan pada rasio ini.
    Loden adalah jenis kain Felt awalnya dikenakan di daerah Alpine, yang telah diterima di seluruh dunia sebagai tekstil untuk pakaian halus dan tahan lama.

    Penggunaan
    Digunakan di mana-mana dari industri otomotif, untuk alat musik dan konstruksi rumah. Seringkali digunakan sebagai sebuah peredam. Dalam industri otomotif, misalnya, mengurangi dampak getaran antara panel interior. Juga digunakan pada bagian bawah bra mobil untuk melindungi tubuh.

    Model kunci piano grand Steinway
    Banyak alat musik menggunakan Felt. Pada berdiri simbal drum, simbal melindungi dari retak dan memastikan suara bersih. Hal ini digunakan untuk membungkus bass drum dan timpani palu. Piano palu yang terbuat dari wol meraba-raba inti kayu. Kepadatan dan kekenyalan dari Felt alah bagian utama dari apa yang membuat nada piano.


    Chain Crochet…


    Merupakan tusuk crochet yang paling dasar.


    Quilt…


    Quilt merupakan suatu jenis jahitan yang terdiri dari beberapa lapisan umumnya digabungkan dengan menggunakan teknik tersendiri yang disebut teknik quilting. Banyak yang dibuat dengan desain dekoratif, dan digunakan sebagai selimut atau penghias dinding.

    Selain itu, lapisan quilting dapat dikombinasikan dengan cara tying/mengikat. Mengikat mengacu pada teknik menggunakan benang, benang atau pita melewati ketiga lapisan selimut. Metode ini lebih mudah jika quilt dibuat dengan tangan.

    Tipe dan Tradisi
    Quilt Amish
    Quilt Amish adalah refleksi dari cara hidup orang Amish. Karena orang-orang Amish tidak “menyolok” atau “duniawi” dalam berpakaian dan gaya hidup, quilt mereka mencerminkan filosofi agama. Mereka hanya menggunakan warna solid dalam pakaian dan quilt. Beberapa gereja membatasi penggunaan warna-warna tertentu seperti kuning atau merah karena dianggap “terlalu duniawi”. Hitam adalah warna dominan. Meskipun quilt amish tampaknya keras, pengerjaannya merupakan kualitas tertinggi dan bentuk-bentuk pola jahitan kuat yang kontras dengan latar belakang polos. Quilt Amish antik adalah salah satu yang paling sangat berharga di kalangan kolektor dan penggemar quilting.

    Quilt Hawaii
    Quilt Hawaii terdiri dari seluruh kain (bukan potongan) quilt yang menampilkan aplikasi secara besar-besaran dalam warna solid simetris pada warna solid (biasanya putih) kain dasar. Secara tradisional, pembuat quilt akan melipat selembar kain menjadi empat atau delapan dan kemudian dipotong desain perbatasan, diikuti dengan pusat desain. Potongan-potongan tersebut kemudian akan diaplikasikan ke kain latar belakang yang berwarna kontras. Desain biasanya terinspirasi oleh fauna lokal. Warna yang paling umum digunakan adalah warna merah.

    Quilt Log Cabin
    Quilt log kabin yaitu potongan quilt yang menampilkan blok terbuat dari strip dari kain biasanya mengelilingi sebuah persegi terpusat yang kecil. Efek kontras dengan kain terang dan gelap diciptakan oleh berbagai layout blok ketika membentuk atas quilt.

    Quilt Eropa
    Sejarah quilting di Eropa setidaknya pada Abad Pertengahan. Quilting dilakukan tidak hanya untuk quilt tradisional tetapi untuk pakaian hangat. Pakaian berlapis dengan kain mewah dan benang sering merupakan tanda bangsawan.

    Quilt Inggris
    Persediaan istana Inggris ketika zamannya Henry VIII terdiri dari lusinan “quyltes” dan “coverpointes” di antaranya adalah sprei, termasuk satu sutra hijau untuk pernikahan pertama dengan Catherine dari Aragon berlapis benang logam, didukung linen, dan dihiasi dengan mawar dan buah delima.
    Industri selimut kapas Lancashire diproduksi menggunakan teknik mekanik dari kain tenun dobel

    Quilt Italia
    Quilting umum di Italia selama Renaissance. Salah satu contoh yang terkenal, adalah Quilt Tristan 1360-1400, orang Sisilia membuat quilt yang mewakili adegan dari kisah Tristan dan Isolde dan disimpan di Victoria dan Albert Museum dan di Bargello di Florence.

    Quilt Provencal
    Selimut Provencal, saat ini sering disebut sebagai “boutis”, adalah quilt tradisional yang dibuat di Prancis Selatan mulai dari abad ke-17. Boutis adalah makna kata Provencal, yang menggambarkan bagaimana dua lapisan kain yang berlapis bersama-sama dengan isian diapit bagian dari desain, menciptakan efek terangkat. Tiga bentuk utama dari selimut Provencal adalah matelassage (quilt berlapis dengan gumpalan diapit), dijalin dgn tali quilting, dan boutis.

    Quilt Bangladesh
    Quilt Bangladesh, dikenal sebagai Kantha. Terdiri dua sampai tiga potong kain bergabung bersama-sama agar lebih tebal. Dibuat dari pakaian usang (sari) dan terutama digunakan untuk selimut kadang-kadang jugaa digunakan sebagai sebuah karya dekoratif.

    Quilt Tivaevae Cook Island
    Adalah Quilt yang dibuat oleh perempuan Cook Island untuk acara-acara seremonial. Quilt sangat berharga dan diberikan sebagai hadiah dan biasanya digunakan acara-acara penting seperti pernikahan dan pembaptisan.

    Quilt Ralli
    Quilt tradisional Ralli yang dibuat di Pakistan dan India. Quilt buatan tangan Ralli digunakan sebagai selimut dan seprei. Mereka menggabungkan kain perca, applique dan bordir. Sekarang Quilt Ralli digunakan oleh orang tua untuk hadiah pernikahan putri mereka sebagai mas kawin. Jenis lain dari Quilt ralli adalah ralli sami, digunakan oleh samis, jogis dan gipsi. Quilt ralli populer karena banyak warna dan ekstensif.

    Quillow
    Quillow adalah Quilt dengan saku terpasang ke seluruh selimut yang dapat dilipat, dan dapat menjadi bantal.


    Benang…

    Tidak sedikit craft yang dihasilkan berasal dari benang, seperti crochet, knit, sulam benang, dan lainnya. Saat ini, ada banyak benang tersedia dengan berbagai karakteristik. Penting untuk memiliki pemahaman dasar tentang bagaimana benang dibuat. Dan pemahaman tentang benang ini, akan membantu untuk membuat keputusan yang tepat dari suatu proyek tertentu.

    Serat
    Berbagai binatang, tanaman dan serat sintetis digunakan untuk membuat benang. Wol, mohair, angora, sutra, kasmir, unta, llama, alpaca dan qiviut adalah serat protein. Katun, linen dan rami adalah serat nabati. Akrilik, nilon, poliester, Metallics dan microfibers adalah sintetis. Rayon merupakan serat buatan yang terbuat dari bahan alami. Setiap serat memiliki karakteristik sendiri, dan mereka sering dicampur untuk mengambil keuntungan sifat terbaik masing-masing. Karakteristik serat termasuk ketika disentuh dengan tangan, ketahanan elastisitas, seberapa baik menyerap kelembaban, dan seberapa baik menerima pewarna.

    Pabrik
    Serat berputar atau melilit bersama, baik dalam sebuah twist “S” atau “Z”. Menguntai bersama dengan lapisan lainnya dalam arah yang berlawanan untuk membuat benang. Ply serat menambah kekuatan dan keseimbangan benang. Sebuah benang yang tidak seimbang akan bias ketika merajut. Benang yang diuntai dengan kuat dapat digunakan untuk pakaian yang lumayan berat, seperti sweater kerja atau kaus kaki.

    Lapisan
    Dulu, benang seringkali digambarkan oleh ply: 2-lapis, 3-lapis, dan sebagainya. Namun, saat ini, ukuran benang dapat berkisar tentang benang sutra halus atau benang wol ekstra. Jangan berpikir bahwa benang 2-lapis itu tipis, dan benang 12-lapis itu tebal. Ingat, bahwa pembuatan benang mengacu pada sejumlah alur yang berputar bersama-sama. Diameter dari lapisan ini yang menentukan berat benang. Kesalahan knitters yaitu ketika membeli benang, yang dilihat adalah berat badan, bukan panjang. Benang kapas lebih berat daripada benang wol; beberapa wol bahkan lebih berat daripada yang lain.

    Penggantian Benang
    Bila memilih benang yang berbeda dari yang disebutkan dalam pola, pertama-tama tentukan karakteristik benang yang asli, maka pilihlah pengganti benang yang memiliki karakteristik serupa. Cari benang dengan berat yang sama dan ketahanan yang sama. Dan tentukan keputusan terakhir dengan membuat sebuah sampel. Buatlah sampel rajutan yang cukup besar, setidaknya 6 x 6-inci, dalam menjahit pola utama. Dan lihat, apakah cocok dengan gauge dalam instruksi? apakah hasilnya sesuai dengan keinginan? Apakah itu tampaknya terlalu kaku atau terlalu longgar? Apakah itu sesuai dengan proyek rajutan yang tampak dalam foto?


    Gambar Crochet…



    Contoh Taplak Meja hasil Crochet
    Lebih mudah dalam membuat sesuatu yang berbentuk melingkar, inilah salah satu kelebihan crochet daripada knit.


    Origami…

    Origami adalah sebuah seni lipat yang berasal dari Jepang. Bahan yang digunakan adalah kertas atau kain yang biasanya berbentuk persegi. Sebuah hasil origami merupakan suatu hasil kerja tangan yang sangat teliti dan halus pada pandangan.

    Origami merupakan satu kesenian melipat kertas yang dipercayai bermula sejak kertas diperkenalkan pada abad pertama di zaman Tiongkok kuno pada tahun 105 Masehi oleh Ts’ai Lun. Contoh-contoh awal origami yang berasal dari Tiongkok adalah tongkang (jung) dan kotak.
    Origami pun menjadi populer di kalangan orang Jepang sampai sekarang terutama dengan kertas lokal Jepang yang disebut Washi.


    Sulam Benang…

    Teknik sulam yang paling dasar adalah teknik sulam benang, dimana teknik tusuk sulam ini bervariasi bahkan bisa sampai 50 macam tusuk sulam dasar dari tusuk rantai, tusuk silang, tusuk jelujur, dan tusuk lainnya.

    Sulam benang merupakan salah satu teknik menghias kain/benda lainnya dengan cara menjahitkan benang secara dekoratif ke atas kain/benda lainnya yang akan dihias sehingga terbentuk suatu bentuk/desain baru dengan menggunakan berbagai macam tusuk hias.

    Untuk menghasilkan sulaman yang baik membutuhkan bahan-bahan yang berkualitas baik, termasuk pemilihan benang. Benang sulam sangat berpengaruh terhadap produk sulaman yang dihasilkan, meskipun desainnya bagus kalau disulam menggunakan benang berkualitas rendah tentu hasilnya tidak akan memuaskan. Beberapa hal yang sering dialami akibat penggunaan benang sulam yang jelek antara lain : terjadinya kelunturan, dan mudah putus sehingga kaitan bunga atau daun terlepas dari kain, hasil sulaman menjadi berbulu sehingga mengurangi keindahan textur han tampilan, warna hasil sulaman terkesan tidak cerah dan kusam. Harga benang sulam berkualitas baik tentu lebih mahal dibanding benang biasa, bisa mencapai 2-4 kali lipat harga benang biasa. Meskipun demikian, memilih untuk menggunakan benang kualitas terbaik merupakan langkah yang bijaksana, dengan pertimbangan bahwa hasil karya akan dapat dinikmati dalam waktu yang lama, selain itu juga sepadan dengan waktu yang telah digunakan untuk bekerja.

    Sulam benang biasanya digunakan untuk menghias pakaian, jilbab, tas, dan lainnya. Pakaian, jilbab, tas, dan bahan-bahan lainnya yang berhiaskan kreasi sulaman tangan selalu disukai dan diburu kaum wanita. Bahkan ada yang sanggup menghabiskan uang ratusan ribu rupiah untuk membeli sehelai kain mewah berhiaskan sulaman benang hias halus.


    Menjahit…

    Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit binatang dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit. Benang dan jarum ditusukkan ke kain untuk membuat berbagai bentuk jahitan sehingga dikenal berbagai jenis tusuk atau setik. Tusuk jelujur dan setik jelujur misalnya, mengacu kepada teknik menjahit dan menyulam yang sama.

    Produk jahit-menjahit dapat berupa pakaian, tas, kasur, seprai, dan lainnya. Sebagai craft, orang menjahit untuk membuat saputangan, bordir, boneka isi, kerajinan perca, pakaian, tas, dan lainnya.

    Pekerjaan menjahit terdiri dari tahap pembuatan pola, pemotongan bahan, dan menjahit.

    • Pembuatan pola
    Dalam istilah desain, pola adalah bagian-bagian pakaian yang dibuat dari kertas untuk dijiplak ke atas kain sebelum kain digunting dan dijahit.
    • Pemotongan bahan
    Setelah pola disematkan ke kain dengan bantuan jarum pentul, kain digunting sesuai pola yang dijadikan contoh. Sebelum pola dilepas dari bahan, garis-garis dan tanda-tanda pada pola dijiplak ke atas kain dengan bantuan rader, karbon jahit, dan kapur jahit.
    • Pekerjaan menjahit
    Setelah kain digunting, potongan kain disambung dengan memakai jarum tangan atau mesin jahit. Dalam menjahit dikenal sejumlah teknik jahitan, misalnya tusuk balik, tusuk rantai, dan tusuk tangkai. Selain itu dikenal jahitan kampuh untuk menyambung dua helai kain menjadi satu, dan teknik menjahit kelim. Walaupun jahitan mesin lebih rapi daripada jahitan tangan, tidak semua teknik jahitan dapat dilakukan dengan mesin. Setelah pakaian selesai dijahit, bagian tepi kampuh yang bertiras dirapikan dengan mesin obras agar benang-benang kain tidak terlepas.
    • Penyelesaian akhir
    Setelah selesai, kain yang telah dijahit tersebut perlu dilicinkan dengan setrika.


    Kruistik atau Cross Stitch atau Kristik…

    Hmm… ada yang bilang Kruistik… kadang-kadang bilang kristik… kadang-kadang ada yang bilang Cross Stitch.
    Kruistik berasal dari bahasa Belanda yaitu kruissteek atau tusuk silang. Nah… biar gampang biasanya di Indonesia, penyebutannya adalah Kristik. Tapiii… umumnya selain di Indonesia dikenalnya dengan Cross Stitch. Kruistik adalah salah satu jenis sulaman yang memakai jahitan benang yang bersilangan (membentuk huruf X) di atas kain tenunan sejajar. Teknik jahitan membentuk huruf X disebut tusuk silang, sehingga kruistik populer dengan sebutan “tusuk silang”.

    Produk kruistik berupa sulaman gambar-gambar untuk hiasan pakaian, perabot rumah tangga, hiasan dinding, tas, atau aksesoris. Desain gambar kruistik dapat dicontoh dari buku berisi pola-pola motif atau hasil desain sendiri.

    Benang yang dipakai adalah benang sulam dari katun atau rayon. Jarum untuk kruistik adalah jarum tapestri berujung tumpul dengan mata jarum ukuran besar agar bisa dilewati beberapa helai benang sekaligus.

    Kain untuk kruistik adalah kain yang memiliki kotak-kotak (lubang-lubang) dalam ukuran yang sama, horizontal maupun vertikal. Oleh karena itu, hasil jahitan terlihat seperti pola-pola persegi dengan ukuran yang sama.

    Jenis kain yang umum untuk kruistik adalah kain strimin, kain aida, dan kain linen. Kain aida memiliki kotak-kotak per inci yang dapat dihitung: 8, 11, 14, 16, dan 18 kotak per inci. Satu kotak berarti satu jahitan yang membentuk huruf X. Jumlah helai benang untuk satu jahitan bergantung ukuran kain dan selera. Tusuk silang di kain aida 11 kotak per inci misalnya, memakai 3 helai benang, sementara di kain aida 14 memakai 2 helai benang.

    Kruistik adalah salah satu bentuk tertua dari kerajinan sulam, dan dapat ditemukan di seluruh dunia.Hasil kerajinan kruistik seperti pakaian yang dihias dengan kruistik, khususnya dari benua Eropa dan Asia dijadikan benda pameran di berbagai museum etnologi di seluruh dunia.

    Kerajinan sulam kruistik sangat populer di kalangan rakyat Eropa Timur dan Eropa Tengah. Ciri khas kerajinan sulam mereka adalah pola geometris dan tusuk silang dua dimensi (bayang-bayang benda tidak dibuat) dengan benang hitam dan merah di atas kain linen


    Macrame…

    Macrame merupakan teknik pembuatan sesuatu dengan menggunakan knot/simpul. Simpul Primer dari macrame adalah Square Knot dengan Full Hitch dan Double Half Hitch. Teknik macrame ini pertama kali dipakai oleh pelaut yang digunakan sebagai tempat untuk gantungan pisau.

    Selain itu, menurut sumber lain. Macrame diyakini berasal dari penenun Arab abad ke-13. Para pengrajin Macramé membuat simpul dari banyak benang sampai tepi kain dengan menggerak-gerakkan tangan hingga terbentuk anyaman benang yang dekoratif berupa handuk, syal, dan kerudung. Setelah penaklukan Moorish, seni dibawa ke Spanyol, dan kemudian menyebar ke seluruh Eropa. Itu diperkenalkan ke Inggris pada masa Maria II of England pada akhir abad ke-17

    Para pelaut mengerjakan kerajinan macramé sambil berlayar dan dijual atau diperdagangkan ketika mereka mendarat, sehingga tersebarlah seni ini ke tempat-tempat seperti Cina dan belahan dunia lainnya. Abad kesembilan belas pelaut Inggris dan Amerika membuat tempat tidur gantung, bell fringe, dan ikat pinggang dan disebut rajutan kotak, karena banyak menggunakan simpul berbentuk kotak-kotak

    Macrame merupakan teknik anyaman yang tidak pernah pudar. Saat ini macrame lebih banyak digunakan untuk membuat tas, dompet, perhiasan, aksesoris, hiasan dinding, bahan pakaian, seprai, taplak meja, gorden, gantungan tanaman dan perabotan lainnya


    Sulam Pita…

    Sulam Pita adalah hiasan yang dibuat di atas kain atau bahan-bahan lain dengan menggunakan pita dan jarum.

    Sulam pita menggunakan jenis-jenis tusukan yang umum dikenal dalam menyulam yaitu tusuk rantai, tusuk jelujur, tusuk kelim, dan lainnya. Serta menggunakan pita berbagai ukuran dan bahan untuk membuat motif-motif bunga pada kain/bahan-bahan lain dengan cara menjahitkan pita secara dekoratif ke atas kain/bahan-bahan lain yang akan dihias sehingga terbentuk suatu desain hiasan baru dengan menggunakan berbagai macam tusuk-tusuk hias. Pita juga memberi efek tiga dimensi karena ukuran pita lebih besar dari benang. Hasil sulaman pita juga lebih dekoratif karena bahan pita yang lebih beragam.

    Sulam Pita atau ribbon embroidery sudah dikenal sejak pertengahan abad 17, dimana pada saat itu Sulam Pita tidak hanya digunakan untuk menghias busana tetapi juga untuk menghias tas tangan, jilbab, selendang, payung, sarung bantal kursi dan berbagai peralatan rumah tangga.

    Hasil akhir sulaman dapat dibedakan menjadi:

    • Sulam datar: hasil sulaman rata dengan permukaan kain
    • Sulam terawang (kerawang): hasil sulaman berlubang-lubang, misalnya untuk taplak meja, jilbab dan pinggiran kebaya
    • Sulam timbul: hasil sulaman membentuk gelombang di permukaan kain sesuai lekuk gambar.



    Knit…

    Walaupun di Indonesia Knit dan Crochet sama-sama dibilang merajut. Tetapi, berbeda dengan crochet, knit adalah metode membuat kain, pakaian, atau perlengkapan busana dari benang dengan menggunakan jarum rajut. Berbeda juga dengan menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merajut hanya menggunakan sehelai benang. Sebaris tusukan yang sudah selesai dipegang di salah satu jarum rajut sampai dimulainya tusukan yang baru.

    Merajut dapat dilakukan dengan tangan atau dengan mesin. Ada berbagai jenis gaya dan teknik merajut. Teknik dasar dalam merajut adalah tusuk atas dan tusuk bawah. Tusuk atas adalah mengait benang dari arah depan, sementara tusuk bawah adalah mengait benang dari arah belakang. Hasil rajutan memiliki pola seperti huruf v yang bersambungan.

    Perajutan datar yang dilakukan memakai dua jarum rajut atau jarum melingkar. Hasilnya berupa kain lurus dan mendatar. Perajutan melingkar yang dilakukan memakai jarum rajut berujung dua atau jarum melingkar. Hasilnya berupa kain berbentuk silinder seperti lengan sweater.

    Berbagai jenis jarum rajut serta ukuran benang dipakai dan teknik yang digunakan untuk menghasilkan rajutan dengan bentuk yang berbeda-beda. Produk garmen yang dibuat dari hasil rajutan, misalnya : sweater, syal, baju hangat, tas, dan lainnya.


    Crochet…


    Merupakan teknik merajut dengan menggunakan jarum kait atau dalam bahasa Belanda disebut hakkpen. Kalau zaman dulu, crochet atau rajutan ini identik dengan nenek-nenek karena merekalah yang biasanya rajin membuat baju atau stola penghangat tubuh dengan teknik crochet. Kini, justru crocet dikenal para wanita sebagai tren mode yang tidak lekang dimakan zaman.

    Jika dilihat dari sejarahnya. Crochet sudah dikenal sejak tahun 1500 di Italia dengan sebutan nun’s lace (renda biarawati) karenan memang para biarawati yang mengerjakan kerajinan tangan ini. Crochet kemudian menyebar luas di benua Eropa sejak tahun 1800.

    Crochet juga sering disebut merenda, karena menggunakan proses membuat kain renda dari benang renda dengan menggunakan jarum kait. Kain hasil merenda memiliki pola seperti rantai yang bersambungan. Produk hasil merenda berupa benda-benda seperti kain renda untuk hiasan meja (doily), taplak meja, topi, tas, boneka, rompi, dan lainnya.

    Seperti halnya merajut, teknik dasar merenda adalah memasukkan benang ke dalam simpul yang sudah ada untuk membuat simpul baru. Berbeda dari merajut, hanya ada satu lubang simpul yang terbuka sewaktu sedang merenda (kecuali jika membuat renda Tunisia)


    Welcome…

    Hai…

    Selamat Datang di CraftCantik.com

    Di sini, merupakan website untuk semua penggemar craft. Insya Allah semuanya bisa kamu temukan disini lho. Dari crochet, knit, sulam, beads (manik-manik), macrame, prakarya kertas, jahit, quilt, dan lainnya.

    Di website ini, kita semua bisa saling share pola, cara pembuatan, artikel, atau ada yang mau pamer hasil foto bisa tampil di gallery, bahkan ada etalase yang bisa digunakan teman-teman untuk menjual hasil karya.

    Yap, semua bisa kok buat posting di website ini. Kirim imel aja ya ke melania.fh@gmail.com.

    Mudah-mudahan, ke depannya website ini bisa lebih lengkap lagi yaaa…
    Ditunggu masukannya lho…


    Hello world!

    Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.