All About Craft Is Here…

Archive for May, 2010

Teknik Kruistik…


Yap… sekarang teknik tusuk untuk bikin kristik/kruistik/cross stitch yaaa…
Sebenernya siy gampang banget lho… apalagi kalo udah sering bikin craft dari benang/kain. Soalnya tusuk yang dipake kebanyakan yaaa cross stitch itu… ato tusuk silang…
Hmmm… lihat gambarnya aja yaaa… kalo ada yang pengen tau tusuk silang itu kayak gimana…


Nah… di bawah ini contoh kruistiknya yaaa… hmm… baguss kan?… makanya buruan buat atuh… trusss ntar hasilnya jangan lupa kirim ke sini yaaa… biar bisa dipajang di craflerry… atooo… mau dijual juga bisa kok di craftalase…


Teknik Double Crochet…


Teknik Double Crochet… merupakan teknik yang paling sering dipakai. Mungkin dengan sedikit penjelasan dan gambar di bawah ini… bisa membantu para rajuters untuk membuat rajutan dengan teknik double crochet



Buatlah chain terlebih dahulu dengan menggunakan teknik chain.
Kemudian… ketika sampai di akhir chain, lilitkan benang di sekeliling jarum kait kemudian masukkan jarum kait ke chain yang ada 2 lubang berikutnya dari lubang terakhir



Kemudian lilitkan benang ke sekeliling jarum kait. Sehingga total lingkaran yang ada di jarum kait itu ada 4 buah. Dan keluarkan/tarik jarum kait  dan lilitannya sebanyak 1 lilitan sampai ke lilitan chainnya. Sehingga lingkaran disekeliling jarum kait itu tinggal 3 buah



Kemudian, lilitkan benang ke sekeliling jarum kait. Sehingga total lingkaran yang ada di jarum kait itu kembali menjadi 4 buah.  Dan keluarkan/tarik jarum kait dan lilitannya sebanyak 2 lingkaran yaitu lilitan chainnya dan lilitan benangnya yang diambil di teknik a sehingga lingkaran disekeliling jarum kait tinggal 2 buah.



Kemudian, lilitkan benang ke sekeliling jarum kait. Sehingga total lingkaran yang ada di jarum kait itu kembali menjadi 3 buah. Setelah itu keluarkan/tarik jarum kait melewati 2 lingkaran tersebut/sampai akhir. Dan… jadilah tusuk rajutan crochet dengan menggunakan teknik Double Crochet


Bahan Quilt…


Nahh… setelah definisi quilt

dan teknik quilt

apa saja. Sekarang bahan yang digunakan untuk quilt ya…

  1. Rotary Cutter
    Digunakan untuk memotong kain secara berlapis-lapis. Jadiii, dengan menggunakan Rotary Cutter kain yang dipotong tersebut akan mempunyai ukuran yang sama tanpa perlu memotong satu-satu.
  2. Rotary Mat
    Alas yang digunakan waktu kita memakai rotary cutter. Terbuat dari berbagai ukuran dan merek serta sudah ada grid untuk akurasi pemotongan. Sebaiknya membeli yang ukuran medium 22×12 inch merek Olfa atau Omnigrid.
  3. Rotary Ruler
    Buat mengukur kain yang ingin dipotong, harus pakai penggaris dongg. Tapii, jangan pakai penggaris yang biasa yaaaa, ada kok penggaris khusus sehingga pemotongannya bisa akurat. Di penggaris ini ada tanda-tanda ukuran hingga 1/8 pecahan. Sebaiknya membeli yang ukuran 6 x 12 inch merek Omnigrid yaaa…
  4. Mesin Jahit
    Buat menyambung kain-kain tersebut bisa dijahit pakai tangan dengan menggunakan teknik jahit tindas (quilts) lho. Cumaaaa… lamanya ituu yang ga nahan :). Tapiii, dari segi keindahan dan kerapian siy jelas menang yang pake tangan yaaa. Nah kalo mau cepet, pake mesin jahit aja. Ada siy mesin jahit yang khusus dipake untuk menjahit quilt… tapiii gambarnya lihat di postingan berikutnya aja yaaa. Kalo pake mesin jahit biasa?… bisa kok yang penting telaten aja.
  5. Dakron
    Ingin quilt tampak hangat, tebal, dan kayak-kayak 3D gitu? ^_^. Pake dakron aja. Kadang jika ingin membuat selimut, sering digunakan dakron agar selimut tambah hangat.
  6. Setrika
    Biasanya digunakan untuk merapikan hasil quilt sebelum digabung menjadi quilt yang lebih besar lagi
  7. Jangan lupa juga peralatan standar lainnya yaaa, seperti gunting, benang, jarum pentul, setrika
    Yah… namanya juga berkreasi dengan prakarya kain lah ya… pastiiii yang namanya gunting, benang, dan jarum pentul itu selalu siap sedia



Sippp… semuanya udah sedia?… sekarang tinggal bikin quilt deee… hmmm… masih bingung pake teknik apa?… ntarr deee… tunggu postingan berikutnya aja yaaaa…


Teknik Quilt…


Mungkin… ada yang bingung kali ya… quilt itu apaa… patchwork itu apaa… kok kadang-kadang ada yang bilang quilt.. ada yang bilang patchwork…
Nahh… mungkin sedikit penjelasan bisa ngebantu kali ya…
Kalo definisi quilt

udah tau lah yaaa… postingan sebelumnya udah seabrek lhooo tentang quilt…
Nahhh… di quilt itu sebenernya ada 3 teknik pengerjaan..

  1. Teknik Patchwork
    Ini, salah satu teknik quilt yang paling sering digunakan.
    Yaitu, memotong kain dengan teknik geometri. Misalnya, kain itu dipotong dengan bentuk kotak-kotak, segitiga, lingkaran dan lainnya. Umumnya ukuran yang digunakan sama sehingga hasilnya bisa rapi dan bagus. Kemudian, bentuk-bentuk geometri tersebut dijahit satu sama lain sehingga menghasilkan suatu bentuk.
  2. Applicate
    Teknik ini menggunakan suatu bentuk misalnya, kucing, bunga, kupu-kupu dan lainnya.
  3. Paper Piecing



    Mudah-mudahan sedikit penjelasan tentang teknik dasar quilt bisa ngebantu ya… untuk penjelasan teknik quilt yang lain… tunggu postingan berikutnya aja yaaa ^_^…


    Bahan Sulam Pita…


    Udah tau lah ya sulam pita

    itu apa…
    Nah, sekarang bahan-bahan yang diperlukan untuk sulam pita ya…

    • Bidangan…
      Bidangan ini perlu banget lho… kalo di sulam pita… hukumnya WAJIB ^_^… soalnya, kalo ga pake bidangan… bisa-bisa kainnya ketarik-tarik sana-sini en setelah selesai kainnya jadi berkerut-kerut gitu… jadi ga bagus kan?
      Trusss… biar kain tempat sulam kita itu ga ada bekas bidangannya… bidangannya jangan lupa dilapisin kain dulu yaaa…
    • Jarum…
      Nah, untuk sulam pita jarum yang digunakan siy umumnya jarum Chenille, yang ukurannya besar truss lubang di ujungnya juga besar.
      Truss… jangan lupa sediakan jarum sharp… biasanya siy buat sulam benang… jadi buat tambahan dekorasi di sekitar sulam pita kita, sehingga hasilnya menjadi lebih indah. Kadang-kadang juga jarum ini digunakan untuk membantu teknik sulam pita, seperti pembuatan sulam pita bunga mawar yang harus menggunakan rangka dari benang terlebih dahulu…
    • Pita…
      Namanya juga sulam pita… pastii lah yaa pita juga WAJIB ada ^_^…
      Pita juga bermacam-macam kok,dari pita organdi, satin, silk dengan berbagai macam warna dan ukuran
    • Kain…
      Sebenernya siy ga harus kain yaa… tapiii bisa juga jilbab, taplak meja, pakaian… yang penting media untuk meletakkan sulam pitanya…
    • Gunting…
      Untuk menggunting pita, benang, kain, dan segala macamnya yaa…
    • Karbon kain…
      Ini digunakan untuk menjiplak pola dari kertas ke kain. Menggunakan karbon kain, karena lebih mudah hilang ketika dicuci.
      Kalo susah nyari karbon kain, coba gunakan karbon biasa jangan lupa dilapisi kertas minyak ya… biar karbonnya ga nempel ke kainnya.
    • Pensil/Pulpen…
      Untuk menjiplak pola dari kertas ke kain
    • Benang sulam…
      Selain untuk tambahan dekoratif dari aplikasi sulam pita, juga bisa digunakan sebagai rangka untuk beberapa teknik sulam pita
    • Korek api…
      Biasanya digunakan untuk membakar potongan pita di baliknya agar tidak lepas… kalau cuma digunting aja… biasanya berserabut dan sering lepas, akhirnya jadi mengganggu aplikasi sulam pita
    • Tang jepit…
      Biasanya digunakan untuk menarik jarum jika pitanya berukuran besar

    Nah, kalo sudah disediakan bahan-bahannya… tinggal sulam deee…
    Hmm… belum tau teknik-teknik sulam pitanya?… tunggu postingan berikutnya aja yaaa…


    Jarum Rajut…


    Jarum, jelass sangat diperlukan buat kegiatan jahit ato rajut. Nah, jarum rajut itu adalah alat yang digunakan sewaktu merajut benang dengan tangan untuk menghasilkan kain rajutan.
    Jarum Rajut tentu beda dong dengan jarum jahit. Bahkan jarum rajut crochet dengan jarum rajut knit itu bedaa bangeet lho.
    Kalo jarum jahit kan lubang di ujungnya tuh, buat masukin benangnya. Nahh.. kalo jarum crochet itu ada pengait di ujungnya yang digunakan untuk menarik benang melewati lubang tusukan, makanya dalam bahasa belanda jarum crochet itu sering disebut hakpen.
    Bahan-bahan yang sering digunakan untuk membuat jarum crochet ini bermacam-macam lho, dari logam, plastik, atau kayu.Dan ukuran jarum crochet ini juga bermacam-macam, dari ukuran kecil sampai ukuran besar. Tentu saja, penggunaan ukuran jarum rajut ini tergantung dari ketebalan benang yang kita gunakan dan proyek yang akan kita buat. Jika kita membuat doily, atau renda tentu saja menggunakan jarum rajut ukuran kecil dan benang dengan ketebalan yang tipis. Sebaliknya, jika kita membuat sweater atau syal kita menggunakan jarum rajut ukuran besar dan benang dengan ketebalan yang besar.



    Sedangkan jarum knit itu bentuk paling umumnya berupa batang panjang yang meruncing pada salah satu ujungnya, namun tidak seruncing jarum jahit lho.
    Batang jarum rajut yang panjang “memegang” sederetan tusukan yang sudah jadi namun masih bebas, dan menjaganya agar tidak terlepas. Batang jarum yang runcing dipakai untuk membuat tusukan baru. Tusukan baru dibuat dengan cara memasukkan ujung jarum yang runcing ke dalam lubang tusukan yang masih bebas hingga tercipta lubang tusukan baru yang sekaligus mengikat tusukan sebelumnya.
    Alat ini tersedia dalam berbagai ukuran berdasarkan diameter dan panjang jarum. Ukuran jarum rajut yang dipakai disesuaikan dengan tebal benang yang ingin dirajut. Besar tusukan baru umumnya ditentukan oleh diameter jarum rajut yang dipakai. Tusukan berukuran besar dibuat dengan jarum bernomor besar, sementara tusukan berukuran kecil dibuat dengan jarum bernomor kecil. Panjang jarum rajut juga menentukan jumlah tusukan bebas yang dapat dipegang oleh sebuah jarum.
    Jarum knit juga ada yang berbentuk melingkar sehingga tidak mudah lepas dari “pegangan” jarum satunya.


    Origami Burung…


    Cara membuat origami dengan bentuk burung

    Hasil Origami bentuk burung


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.