All About Craft Is Here…

Prakarya Kain

Teknik Kruistik…


Yap… sekarang teknik tusuk untuk bikin kristik/kruistik/cross stitch yaaa…
Sebenernya siy gampang banget lho… apalagi kalo udah sering bikin craft dari benang/kain. Soalnya tusuk yang dipake kebanyakan yaaa cross stitch itu… ato tusuk silang…
Hmmm… lihat gambarnya aja yaaa… kalo ada yang pengen tau tusuk silang itu kayak gimana…


Nah… di bawah ini contoh kruistiknya yaaa… hmm… baguss kan?… makanya buruan buat atuh… trusss ntar hasilnya jangan lupa kirim ke sini yaaa… biar bisa dipajang di craflerry… atooo… mau dijual juga bisa kok di craftalase…


Bahan Quilt…


Nahh… setelah definisi quilt

dan teknik quilt

apa saja. Sekarang bahan yang digunakan untuk quilt ya…

  1. Rotary Cutter
    Digunakan untuk memotong kain secara berlapis-lapis. Jadiii, dengan menggunakan Rotary Cutter kain yang dipotong tersebut akan mempunyai ukuran yang sama tanpa perlu memotong satu-satu.
  2. Rotary Mat
    Alas yang digunakan waktu kita memakai rotary cutter. Terbuat dari berbagai ukuran dan merek serta sudah ada grid untuk akurasi pemotongan. Sebaiknya membeli yang ukuran medium 22×12 inch merek Olfa atau Omnigrid.
  3. Rotary Ruler
    Buat mengukur kain yang ingin dipotong, harus pakai penggaris dongg. Tapii, jangan pakai penggaris yang biasa yaaaa, ada kok penggaris khusus sehingga pemotongannya bisa akurat. Di penggaris ini ada tanda-tanda ukuran hingga 1/8 pecahan. Sebaiknya membeli yang ukuran 6 x 12 inch merek Omnigrid yaaa…
  4. Mesin Jahit
    Buat menyambung kain-kain tersebut bisa dijahit pakai tangan dengan menggunakan teknik jahit tindas (quilts) lho. Cumaaaa… lamanya ituu yang ga nahan :). Tapiii, dari segi keindahan dan kerapian siy jelas menang yang pake tangan yaaa. Nah kalo mau cepet, pake mesin jahit aja. Ada siy mesin jahit yang khusus dipake untuk menjahit quilt… tapiii gambarnya lihat di postingan berikutnya aja yaaa. Kalo pake mesin jahit biasa?… bisa kok yang penting telaten aja.
  5. Dakron
    Ingin quilt tampak hangat, tebal, dan kayak-kayak 3D gitu? ^_^. Pake dakron aja. Kadang jika ingin membuat selimut, sering digunakan dakron agar selimut tambah hangat.
  6. Setrika
    Biasanya digunakan untuk merapikan hasil quilt sebelum digabung menjadi quilt yang lebih besar lagi
  7. Jangan lupa juga peralatan standar lainnya yaaa, seperti gunting, benang, jarum pentul, setrika
    Yah… namanya juga berkreasi dengan prakarya kain lah ya… pastiiii yang namanya gunting, benang, dan jarum pentul itu selalu siap sedia



Sippp… semuanya udah sedia?… sekarang tinggal bikin quilt deee… hmmm… masih bingung pake teknik apa?… ntarr deee… tunggu postingan berikutnya aja yaaaa…


Teknik Quilt…


Mungkin… ada yang bingung kali ya… quilt itu apaa… patchwork itu apaa… kok kadang-kadang ada yang bilang quilt.. ada yang bilang patchwork…
Nahh… mungkin sedikit penjelasan bisa ngebantu kali ya…
Kalo definisi quilt

udah tau lah yaaa… postingan sebelumnya udah seabrek lhooo tentang quilt…
Nahhh… di quilt itu sebenernya ada 3 teknik pengerjaan..

  1. Teknik Patchwork
    Ini, salah satu teknik quilt yang paling sering digunakan.
    Yaitu, memotong kain dengan teknik geometri. Misalnya, kain itu dipotong dengan bentuk kotak-kotak, segitiga, lingkaran dan lainnya. Umumnya ukuran yang digunakan sama sehingga hasilnya bisa rapi dan bagus. Kemudian, bentuk-bentuk geometri tersebut dijahit satu sama lain sehingga menghasilkan suatu bentuk.
  2. Applicate
    Teknik ini menggunakan suatu bentuk misalnya, kucing, bunga, kupu-kupu dan lainnya.
  3. Paper Piecing



    Mudah-mudahan sedikit penjelasan tentang teknik dasar quilt bisa ngebantu ya… untuk penjelasan teknik quilt yang lain… tunggu postingan berikutnya aja yaaa ^_^…


    Kain Felt…

    Kain Felt adalah kain non-tenun. Ada beberapa jenis kain felt yang sangat lembut, ada juga yang cukup sulit untuk mengkonstruksi. Dapat diwarnai oleh warna apa saja dan dibuat menjadi bentuk atau ukuran apapun.
    Pembuatan Felt masih dipraktekkan oleh masyarakat nomaden di Asia Tengah dan bagian utara Asia Timur, di mana karpet, tenda dan pakaian secara teratur dibuat. Beberapa di antaranya adalah barang tradisional, seperti Yurt klasik, sementara yang lain dirancang untuk pasar wisata, seperti hiasan sandal. Di dunia Barat, banyak digunakan sebagai media untuk ekspresi dalam seni tekstil serta desain

    Konstruksi
    Dibuat oleh suatu proses yang disebut wet felting, dimana serat wol alam dirangsang dengan gesekan dan dilumasi oleh air (air biasanya sabun), dan serat bergerak dengan sudut 90 derajat menuju klarifikasi sumber gesekan [diperlukan] dan kemudian pergi lagi. Hanya 5% dari serat yang aktif pada setiap saat, tapi proses ini terus-menerus, dan set yang diaktifkan dan dinonaktifkan berbeda terus menerus.
    Proses “basah” ini menggunakan sifat inheren dari wol dan bulu hewan lainnya, karena rambut memiliki bulu yang terarah. Rambut juga memiliki Kinks di dalamnya, dan kombinasi bulu (seperti struktur kerucut pinus) adalah untuk bereaksi terhadap rangsangan dari gesekan dan menyebabkan fenomena felting. Hal ini cenderung bekerja dengan baik dengan serat wol
    Jarum felting adalah kerajinan seni serat populer dilakukan tanpa menggunakan air. Khusus jarum felting, adalah jarum berduri yang digunakan dalam mesin felting industri dan digunakan oleh seniman sebagai alat mengukir. Menggunakan jarum tunggal atau sekelompok kecil jarum (2-5), jarum ini digunakan untuk mengukir serat wol. Bulu ditangkap oleh serat dan mendorong mereka melalui lapisan wol, kekusutan mereka akan mengikat mereka bersama-sama, seperti proses felting basah.
    Pakaian wol Rajutan yang menyusut dalam mesin cuci panas dapat dikatakan memiliki felted tetapi, lebih akurat, mereka telah “fulled”. Felting berbeda dari fulling dalam arti fulling dilakukan untuk kain sedangkan felting dilakukan untuk serat yang tidak dalam bentuk kain. fulling modern adalah contoh bagaimana serat bersama-sama dan dikombinasikan dengan gerakan dari mesin cuci, air panas, dan penambahan sabun.
    Kain Felt yang lebih murah biasanya buatan. Kain Felt Buatan, jika dibuat dengan menggunakan metode basah, memiliki minimal 30% dari serat wol dikombinasikan dengan serat buatan lainnya. Ini adalah minimum yang diperlukan untuk menahan kain bersama dengan serat saja. Akan sulit untuk mencapai sebuah kain yang stabil dengan tangan pada rasio ini.
    Loden adalah jenis kain Felt awalnya dikenakan di daerah Alpine, yang telah diterima di seluruh dunia sebagai tekstil untuk pakaian halus dan tahan lama.

    Penggunaan
    Digunakan di mana-mana dari industri otomotif, untuk alat musik dan konstruksi rumah. Seringkali digunakan sebagai sebuah peredam. Dalam industri otomotif, misalnya, mengurangi dampak getaran antara panel interior. Juga digunakan pada bagian bawah bra mobil untuk melindungi tubuh.

    Model kunci piano grand Steinway
    Banyak alat musik menggunakan Felt. Pada berdiri simbal drum, simbal melindungi dari retak dan memastikan suara bersih. Hal ini digunakan untuk membungkus bass drum dan timpani palu. Piano palu yang terbuat dari wol meraba-raba inti kayu. Kepadatan dan kekenyalan dari Felt alah bagian utama dari apa yang membuat nada piano.


    Quilt…


    Quilt merupakan suatu jenis jahitan yang terdiri dari beberapa lapisan umumnya digabungkan dengan menggunakan teknik tersendiri yang disebut teknik quilting. Banyak yang dibuat dengan desain dekoratif, dan digunakan sebagai selimut atau penghias dinding.

    Selain itu, lapisan quilting dapat dikombinasikan dengan cara tying/mengikat. Mengikat mengacu pada teknik menggunakan benang, benang atau pita melewati ketiga lapisan selimut. Metode ini lebih mudah jika quilt dibuat dengan tangan.

    Tipe dan Tradisi
    Quilt Amish
    Quilt Amish adalah refleksi dari cara hidup orang Amish. Karena orang-orang Amish tidak “menyolok” atau “duniawi” dalam berpakaian dan gaya hidup, quilt mereka mencerminkan filosofi agama. Mereka hanya menggunakan warna solid dalam pakaian dan quilt. Beberapa gereja membatasi penggunaan warna-warna tertentu seperti kuning atau merah karena dianggap “terlalu duniawi”. Hitam adalah warna dominan. Meskipun quilt amish tampaknya keras, pengerjaannya merupakan kualitas tertinggi dan bentuk-bentuk pola jahitan kuat yang kontras dengan latar belakang polos. Quilt Amish antik adalah salah satu yang paling sangat berharga di kalangan kolektor dan penggemar quilting.

    Quilt Hawaii
    Quilt Hawaii terdiri dari seluruh kain (bukan potongan) quilt yang menampilkan aplikasi secara besar-besaran dalam warna solid simetris pada warna solid (biasanya putih) kain dasar. Secara tradisional, pembuat quilt akan melipat selembar kain menjadi empat atau delapan dan kemudian dipotong desain perbatasan, diikuti dengan pusat desain. Potongan-potongan tersebut kemudian akan diaplikasikan ke kain latar belakang yang berwarna kontras. Desain biasanya terinspirasi oleh fauna lokal. Warna yang paling umum digunakan adalah warna merah.

    Quilt Log Cabin
    Quilt log kabin yaitu potongan quilt yang menampilkan blok terbuat dari strip dari kain biasanya mengelilingi sebuah persegi terpusat yang kecil. Efek kontras dengan kain terang dan gelap diciptakan oleh berbagai layout blok ketika membentuk atas quilt.

    Quilt Eropa
    Sejarah quilting di Eropa setidaknya pada Abad Pertengahan. Quilting dilakukan tidak hanya untuk quilt tradisional tetapi untuk pakaian hangat. Pakaian berlapis dengan kain mewah dan benang sering merupakan tanda bangsawan.

    Quilt Inggris
    Persediaan istana Inggris ketika zamannya Henry VIII terdiri dari lusinan “quyltes” dan “coverpointes” di antaranya adalah sprei, termasuk satu sutra hijau untuk pernikahan pertama dengan Catherine dari Aragon berlapis benang logam, didukung linen, dan dihiasi dengan mawar dan buah delima.
    Industri selimut kapas Lancashire diproduksi menggunakan teknik mekanik dari kain tenun dobel

    Quilt Italia
    Quilting umum di Italia selama Renaissance. Salah satu contoh yang terkenal, adalah Quilt Tristan 1360-1400, orang Sisilia membuat quilt yang mewakili adegan dari kisah Tristan dan Isolde dan disimpan di Victoria dan Albert Museum dan di Bargello di Florence.

    Quilt Provencal
    Selimut Provencal, saat ini sering disebut sebagai “boutis”, adalah quilt tradisional yang dibuat di Prancis Selatan mulai dari abad ke-17. Boutis adalah makna kata Provencal, yang menggambarkan bagaimana dua lapisan kain yang berlapis bersama-sama dengan isian diapit bagian dari desain, menciptakan efek terangkat. Tiga bentuk utama dari selimut Provencal adalah matelassage (quilt berlapis dengan gumpalan diapit), dijalin dgn tali quilting, dan boutis.

    Quilt Bangladesh
    Quilt Bangladesh, dikenal sebagai Kantha. Terdiri dua sampai tiga potong kain bergabung bersama-sama agar lebih tebal. Dibuat dari pakaian usang (sari) dan terutama digunakan untuk selimut kadang-kadang jugaa digunakan sebagai sebuah karya dekoratif.

    Quilt Tivaevae Cook Island
    Adalah Quilt yang dibuat oleh perempuan Cook Island untuk acara-acara seremonial. Quilt sangat berharga dan diberikan sebagai hadiah dan biasanya digunakan acara-acara penting seperti pernikahan dan pembaptisan.

    Quilt Ralli
    Quilt tradisional Ralli yang dibuat di Pakistan dan India. Quilt buatan tangan Ralli digunakan sebagai selimut dan seprei. Mereka menggabungkan kain perca, applique dan bordir. Sekarang Quilt Ralli digunakan oleh orang tua untuk hadiah pernikahan putri mereka sebagai mas kawin. Jenis lain dari Quilt ralli adalah ralli sami, digunakan oleh samis, jogis dan gipsi. Quilt ralli populer karena banyak warna dan ekstensif.

    Quillow
    Quillow adalah Quilt dengan saku terpasang ke seluruh selimut yang dapat dilipat, dan dapat menjadi bantal.


    Menjahit…

    Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain, bulu, kulit binatang dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan memakai jarum tangan atau dengan mesin jahit. Benang dan jarum ditusukkan ke kain untuk membuat berbagai bentuk jahitan sehingga dikenal berbagai jenis tusuk atau setik. Tusuk jelujur dan setik jelujur misalnya, mengacu kepada teknik menjahit dan menyulam yang sama.

    Produk jahit-menjahit dapat berupa pakaian, tas, kasur, seprai, dan lainnya. Sebagai craft, orang menjahit untuk membuat saputangan, bordir, boneka isi, kerajinan perca, pakaian, tas, dan lainnya.

    Pekerjaan menjahit terdiri dari tahap pembuatan pola, pemotongan bahan, dan menjahit.

    • Pembuatan pola
    Dalam istilah desain, pola adalah bagian-bagian pakaian yang dibuat dari kertas untuk dijiplak ke atas kain sebelum kain digunting dan dijahit.
    • Pemotongan bahan
    Setelah pola disematkan ke kain dengan bantuan jarum pentul, kain digunting sesuai pola yang dijadikan contoh. Sebelum pola dilepas dari bahan, garis-garis dan tanda-tanda pada pola dijiplak ke atas kain dengan bantuan rader, karbon jahit, dan kapur jahit.
    • Pekerjaan menjahit
    Setelah kain digunting, potongan kain disambung dengan memakai jarum tangan atau mesin jahit. Dalam menjahit dikenal sejumlah teknik jahitan, misalnya tusuk balik, tusuk rantai, dan tusuk tangkai. Selain itu dikenal jahitan kampuh untuk menyambung dua helai kain menjadi satu, dan teknik menjahit kelim. Walaupun jahitan mesin lebih rapi daripada jahitan tangan, tidak semua teknik jahitan dapat dilakukan dengan mesin. Setelah pakaian selesai dijahit, bagian tepi kampuh yang bertiras dirapikan dengan mesin obras agar benang-benang kain tidak terlepas.
    • Penyelesaian akhir
    Setelah selesai, kain yang telah dijahit tersebut perlu dilicinkan dengan setrika.


    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.