All About Craft Is Here…

Kruistik atau Cross Stitch atau Kristik…

Hmm… ada yang bilang Kruistik… kadang-kadang bilang kristik… kadang-kadang ada yang bilang Cross Stitch.
Kruistik berasal dari bahasa Belanda yaitu kruissteek atau tusuk silang. Nah… biar gampang biasanya di Indonesia, penyebutannya adalah Kristik. Tapiii… umumnya selain di Indonesia dikenalnya dengan Cross Stitch. Kruistik adalah salah satu jenis sulaman yang memakai jahitan benang yang bersilangan (membentuk huruf X) di atas kain tenunan sejajar. Teknik jahitan membentuk huruf X disebut tusuk silang, sehingga kruistik populer dengan sebutan “tusuk silang”.

Produk kruistik berupa sulaman gambar-gambar untuk hiasan pakaian, perabot rumah tangga, hiasan dinding, tas, atau aksesoris. Desain gambar kruistik dapat dicontoh dari buku berisi pola-pola motif atau hasil desain sendiri.

Benang yang dipakai adalah benang sulam dari katun atau rayon. Jarum untuk kruistik adalah jarum tapestri berujung tumpul dengan mata jarum ukuran besar agar bisa dilewati beberapa helai benang sekaligus.

Kain untuk kruistik adalah kain yang memiliki kotak-kotak (lubang-lubang) dalam ukuran yang sama, horizontal maupun vertikal. Oleh karena itu, hasil jahitan terlihat seperti pola-pola persegi dengan ukuran yang sama.

Jenis kain yang umum untuk kruistik adalah kain strimin, kain aida, dan kain linen. Kain aida memiliki kotak-kotak per inci yang dapat dihitung: 8, 11, 14, 16, dan 18 kotak per inci. Satu kotak berarti satu jahitan yang membentuk huruf X. Jumlah helai benang untuk satu jahitan bergantung ukuran kain dan selera. Tusuk silang di kain aida 11 kotak per inci misalnya, memakai 3 helai benang, sementara di kain aida 14 memakai 2 helai benang.

Kruistik adalah salah satu bentuk tertua dari kerajinan sulam, dan dapat ditemukan di seluruh dunia.Hasil kerajinan kruistik seperti pakaian yang dihias dengan kruistik, khususnya dari benua Eropa dan Asia dijadikan benda pameran di berbagai museum etnologi di seluruh dunia.

Kerajinan sulam kruistik sangat populer di kalangan rakyat Eropa Timur dan Eropa Tengah. Ciri khas kerajinan sulam mereka adalah pola geometris dan tusuk silang dua dimensi (bayang-bayang benda tidak dibuat) dengan benang hitam dan merah di atas kain linen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s