All About Craft Is Here…

Benang…

Tidak sedikit craft yang dihasilkan berasal dari benang, seperti crochet, knit, sulam benang, dan lainnya. Saat ini, ada banyak benang tersedia dengan berbagai karakteristik. Penting untuk memiliki pemahaman dasar tentang bagaimana benang dibuat. Dan pemahaman tentang benang ini, akan membantu untuk membuat keputusan yang tepat dari suatu proyek tertentu.

Serat
Berbagai binatang, tanaman dan serat sintetis digunakan untuk membuat benang. Wol, mohair, angora, sutra, kasmir, unta, llama, alpaca dan qiviut adalah serat protein. Katun, linen dan rami adalah serat nabati. Akrilik, nilon, poliester, Metallics dan microfibers adalah sintetis. Rayon merupakan serat buatan yang terbuat dari bahan alami. Setiap serat memiliki karakteristik sendiri, dan mereka sering dicampur untuk mengambil keuntungan sifat terbaik masing-masing. Karakteristik serat termasuk ketika disentuh dengan tangan, ketahanan elastisitas, seberapa baik menyerap kelembaban, dan seberapa baik menerima pewarna.

Pabrik
Serat berputar atau melilit bersama, baik dalam sebuah twist “S” atau “Z”. Menguntai bersama dengan lapisan lainnya dalam arah yang berlawanan untuk membuat benang. Ply serat menambah kekuatan dan keseimbangan benang. Sebuah benang yang tidak seimbang akan bias ketika merajut. Benang yang diuntai dengan kuat dapat digunakan untuk pakaian yang lumayan berat, seperti sweater kerja atau kaus kaki.

Lapisan
Dulu, benang seringkali digambarkan oleh ply: 2-lapis, 3-lapis, dan sebagainya. Namun, saat ini, ukuran benang dapat berkisar tentang benang sutra halus atau benang wol ekstra. Jangan berpikir bahwa benang 2-lapis itu tipis, dan benang 12-lapis itu tebal. Ingat, bahwa pembuatan benang mengacu pada sejumlah alur yang berputar bersama-sama. Diameter dari lapisan ini yang menentukan berat benang. Kesalahan knitters yaitu ketika membeli benang, yang dilihat adalah berat badan, bukan panjang. Benang kapas lebih berat daripada benang wol; beberapa wol bahkan lebih berat daripada yang lain.

Penggantian Benang
Bila memilih benang yang berbeda dari yang disebutkan dalam pola, pertama-tama tentukan karakteristik benang yang asli, maka pilihlah pengganti benang yang memiliki karakteristik serupa. Cari benang dengan berat yang sama dan ketahanan yang sama. Dan tentukan keputusan terakhir dengan membuat sebuah sampel. Buatlah sampel rajutan yang cukup besar, setidaknya 6 x 6-inci, dalam menjahit pola utama. Dan lihat, apakah cocok dengan gauge dalam instruksi? apakah hasilnya sesuai dengan keinginan? Apakah itu tampaknya terlalu kaku atau terlalu longgar? Apakah itu sesuai dengan proyek rajutan yang tampak dalam foto?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s